Sekutu Kopi, Coffee Shop di Jantung Kota Solo

Sekutu Kopi, Coffee Shop di Jantung Kota Solo

 

sekutu kopi solo

Sekutu Kopi - Salah satu coffee shop kenamaan di kota Solo yang sudah cukup lama berdiri dan menancapkan kaki di Industri dan skena kopi di sini. Saya ingat pertama kali mengunjungi Sekutu Kopi ini pada akhir tahun 2018 sebelum akhirnya harus terbang jauh hingga ke ujung Indonesia.


Seingat saya dulu Sekutu Kopi dulu bisa jadi salah satu pionir coffee shop di kota solo yang sangat memperhatikan konsep coffee shopnya dan juga kualitas kopinya. Terbukti hingga saat ini Sekutu Kopi masih berdiri tegak di kawasan jalan Slamet Riyadi.


BACA JUGA : DAFTAR COFFEE SHOP DI SOLO


Selain Coffee Shop, Sekutu Kopi ini juga bertransformasi menjadi sebuah roastery dan terakhir saya dengan sekarang bertambah lagi anak bisnisnya yaitu Sekutu Bakery yang semakin membuat besar organisasi dari Sekutu Company ini.


Salah satu daya tarik saat menikmati secangkir kopi di sini ada quote-quote nyentrik yang tergambar di dinding kadang-kadang membuat saya senyum-senyum sendiri.


Sekutu Kopi
Foto saya di nyeduhtiaphari


Lokasi Sekutu Kopi

Seperti yang saya tulis di atas, Sekutu Kopi ini berada di tengah jantung kota Solo yaitu di jalan Slamet Riyadi, jika dari arah barat kalian akan menemukan Sekutu Kopi ini tepat persis sebelum McD Slamet Riyadi. Untuk alamat lengkap Sekutu Kopi berada di Slamet Riyadi St No.116, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah. 


Untuk mempermudah Teman Nyeduh mengunjungi Sekutu Kopi, kalian bisa ikuti peta di bawah ini :



Jam Operational Sekutu Kopi

Jika teman nyeduh mencari kopi pagi di sekitaran Kota Solo bisa kunjungi Sekutu Kopi ini karena mereka buka mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB dan beroperasi setiap hari tanpa ada hari libur.


Sekutu Kopi
Foto milik alfianyoga

Untuk menu dan update kopi kopi di Sekutu Kopi akan saya update di artikel ini setelah saya mengunjungi kembali Sekutu Kopi ini. 


Mungkin begitu saja tulisan saya tentang Sekutu Kopi ini, semoga bermanfaat.


Terima Kasih


Jimm



Load comments